09 Januari 2018

Inilah Organ Tubuh Manusia Dan Fungsinya Lengkap

Inilah Organ Tubuh Manusia dan Fungsinya Lengkap
Tubuh manusia adalah seperti sebuah mesin, dirancang unik dan terdiri dari berbagai sistem biologi, yang diatur oleh organ dalam tubuh. Dalam artikel berikut, kita akan lihat organ penting dari tubuh manusia dan fungsinya. Tubuh manusia dapat dibagi menjadi kepala, badan, tangan, dan kaki. Kepala memainkan peran utama dalam melindungi organ penting. Banyak jaringan, sel, dan jaringan ikat yang membantu dalam mengatur berbagai sistem biologis dapat ditemukan di kepala dan badan.

ORGAN INTERNAL 
Organ adalah kumpulan jaringan yang memiliki peran khusus yang dimainkan dalam tubuh manusia. Setiap organ tubuh memiliki fungsi penting untuk dimainkan. Organ juga bekerja sama secara erat untuk membentuk sistem organ, seperti sistem pencernaan atau sistem peredaran darah.
Berikut adalah beberapa informasi tentang organ paling penting dari tubuh manusia, dimulai dengan kepala, dan terus ke bawah.

OTAK
Otak adalah salah satu organ paling penting dalam tubuh manusia dan bertanggung jawab atas tindakan utama yang dilakukan oleh tubuh. Otak ini dilindungi oleh tengkorak dan tertutup dalam tempurung kepala yang menjaganya agar tetap sangat aman, karena merupakan pusat sistem saraf. Struktur otak manusia dapat dibandingkan dengan mamalia lain, tetapi itu adalah tiga kali lebih besar dan lebih maju daripada mamalia lainnya. Otak membantu tubuh mengaktifkan otot dan mensekresikan bahan kimia yang memungkinkan tubuh untuk menanggapi rangsangan eksternal. Otak manusia melakukan fungsi eksekutif juga, seperti pengendalian diri, perencanaan, penalaran, dan berpikir abstrak, yang membuat manusia adalah spesieS
KELENJAR PINEAL
Kelenjar pineal adalah kelenjar endokrin penting berwarna
abu-abu kemerahan yang hadir dalam otak. Kelenjar pineal seukuran sebutir beras dan terutama terdiri dari sel-sel khusus yang disebut pinealocytes. Salah satu hormon yang paling penting yang disekresikan oleh kelenjar pineal adalah melatonin, yang bertanggung jawab untuk mempengaruhi perkembangan generatif dan siklus tidur-bangun yang berhubungan dengan tubuh
HIPOTALAMUS
Hipotalamus merupakan bagian dari otak manusia yang mengontrol pelepasan hormon utama oleh kelenjar hipofisis. Hipotalamus juga bertanggung jawab untuk menjaga suhu tubuh dan mengendalikan perilaku generatif dan reproduksi. Hipotalamus juga menyediakan link ke sistem saraf pusat melalui kelenjar pituitari. Hipotalamus juga berfungsi dalam mengendalikan rasa lapar, tidur dan kelelahan.
KELENJAR PITUITARI
Kelenjar pituitari adalah salah salah satu kelenjar yang paling penting dalam tubuh manusia dan disebut kelenjar master sistem endokrin. Kelenjar pituitari terletak di dasar otak tetapi tidak dianggap bagian dari otak. Kelenjar pituitari mensekresi hormon yang banyak membantu dalam mengatur homeostasis yaitu keseimbangan metabolisme yang aktif dikelola oleh beberapa mekanisme biologis yang kompleks.

KELENJAR LUDAH
Kelenjar eksokrin (kelenjar dengan saluran) yang ditemukan di dekat mulut dan tenggorokan. Fungsi utama dari kelenjar ini adalah untuk mengeluarkan air liur ke dalam mulut untuk membasahi makanan. Kelenjar ludah juga memulai pencernaan dan membantu dalam melindungi gigi dari membusuk. Kelenjar ludah dapat dibagi lagi menjadi kelenjar parotis (terletak di sekitar ramus mandibula), kelenjar submandibula (terletak di bawah rahang bawah) dan kelenjar sublingual (terletak di bawah lidah). Selanjutnya Kelenjar tiroid
HATI
Hati berfungsi sebagai kelenjar pencernaan mengeluarkan getah empedu yang mengandung garam-garam empedu ke dalam usus dua belas jari (duodenum) untuk mencerna lemak. Hati terletak di sisi kanan rongga perut ( baca selengkapnya – Fungsi Hati )
GINJAL
Ginjal – bertanggung jawab untuk mengeluarkan limbah dan mengatur keseimbangan elektrolit. Ginjal mengekskresikan urin ke ureter yang kemudian diteruskan keluar dari tubuh. ( Baca selengkapnya – Fungsi Ginjal )
JANTUNG
Jantung – bertanggung jawab untuk memompa darah dalam tubuh dan untuk memberikan darah beroksigen ke seluruh organ tubuh melalui pembuluh darah. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Jantung )
PARU PARU
Paru-paru – membantu dalam pernapasan dan merupakan organ yang paling penting dari sistem pernapasan, bekerjasama dengan jantung. Dari vena darah, paru-paru membuang gas karbon dioksida dan kotoran lainnya.( Baca Selengkapnya – Fungsi Paru-Paru )
LAMBUNG
Lambung – untuk mengeluarkan asam lambung, asam klorida serta menjaga tingkat pH yang berpengaruh terhadap kelancaran pencernaan. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Lambung )
USUS HALUS
Usus Halus – Fungsi Usus Halus adalah untuk menyerap sebagian besar nutrisi yang ditemukan dalam makanan, Pada saat makanan dicerna mencapai usus halus, telah secara mekanis dipecah menjadi cairan. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Usus Halus )
DARAH
Darah – Darah Pada Tubuh Manusia untuk mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Darah )
PANKREAS
Pankreas – Pankreas merupakan bagian integral dari sistem pencernaan dan fungsi kepala pankreas adalah untuk mengeluarkan cairan pankreas dan insulin. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Pankreas )
TENGGOROKAN
Tenggorokan – tenggorokan adalah sebagai tempat untuk jalannya makanan ke kerongkongan dan sebagai tempat jalannya udara atau pernafasan ke paru-paru. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Tenggorokan )
HIDUNG
Hidung – untuk menghirup udara pernapasan, menyaring udara, menghangatkan udara pernapasan, juga berperan dalam resonansi suara. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Hidung )
MULUT
Mulut – untuk makan dan berbicara. Bagian mulut termasuk bibir, vestibulum, rongga mulut, gusi, gigi, langit-langit keras dan lembut, lidah dan kelenjar ludah. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Mulut )
FARING
Faring – untuk menyaring udara. Faring membuat udara menjadi hangat, membasahi dan melewati ini melembabkan udara ke paru-paru. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Faring )
LARING
Laring – untuk memberikan nada suara ketika kita berbicara. Laring lebih dikenal sebagai kotak suara.

EMPEDU
Empedu – untuk menyimpan empedu, yang disekresikan oleh hati sampai dibutuhkan untuk pencernaan. Kandung empedu ini juga membantu dalam pencernaan lemak. ( Baca Selengkapnya – Fungsi Empedu )
RECTUM
Rectum – Rektum (poros usus) merupakan organ pencernaan yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung feses. (baca selengkapnya – Fungsi Rektum)
KERONGKONGAN
Kerongkongan – berfungsi sebagai jalan bolus dari mulu ke lambung. Jalannya bolus dari mulut ke lambung melalui kerongkongan ini disebabkan oleh adanya suatu gerakan yang disebut gerakan peristaltic pada dinding otot kerongkongan.
USUS BESAR
Usus Besar – untuk menyerap air dan elektrolit dari sisa pencernaan dan menyimpan kotoran sampai diekskresikan.
DIAFRAGMA
Diafragma – merupakan partisi otot antara perut dan rongga dada dan meluas di bagian bawah tulang rusuk. Fungsi utama diafragma adalah untuk membantu sistem pernapasan.
LIMPA
Limpa – Fungsi utama dari limpa adalah untuk menyaring darah. Trombosit, bersama dengan sel darah putih, disimpan dalam limpa. ( baca selengkapnya – fungsi limpa )
OVARIUM
Ovarium – merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita, yang terletak di dinding lateral pelvis dan menempel pada rahim. Kedua ovarium terhubung satu sama lain dengan tuba fallopi.(Baca selengkapnya – Fungsi Ovarium)


Makalah-Fisika-Teknologi-Digital - 2

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Teknologi digunakan untuk memudahkan kehidupan manusia. Teknologi sebenarnya sudah ada sejak lama, hanya saja jika jaman dahulu teknologi cenderung masih sederhana. Seiring dengan berkembangnya waktu, kini teknologi menjadi semakin maju dan bermanfaat bagi manusia.
IPA dan teknologi merupakan dua istilah yang saling berkaitan erat. Memahami teknologi tidak dapat dipisahkan dari Ilmu Pengetahuan Alam dan rekayasa. Ilmu Pengetahuan Alam adalah input bagi proses ilmu rekayasa sedangkan teknologi adalah hasil proses rekayasa.

Pendidikan merupakan lembaga yang sangat mempengaruhi perkembangan IPA dan teknologi. Ilmu terus berkembang melalui adanya pendidikan. Keterkaitan antara IPA, teknologi dan pendidikan sangatlah erat. Maka disini peran guru menjadi penting. Seorang guru dituntut untuk menguasai perkembangan teknologi terlebih yang ada di dalam masyarakatnya. Jika guru memahami konsep teknologi beserta prinsip kerjanya secara mendalam, maka diharapkan guru mampu menghubungkan teknologi tersebut dengan pembelajaran di sekolah. Misalnya dihubungkan dengan prinsip-prinsip IPA, dengan begitu pembelajaran menjadi lebih bermakna den relevan, bahkan diharapkan siswa mampu mengembangkan kedepannya.




B. Rumusan masalah
1.  Apa yang dimaksud dengan teknologi?
2.  Apa hubungan ipa dengan teknologi?
3.  Apa  dampak penggunaan teknologi?
4.  Sebutkan contoh-contoh teknologi?

C. TUJUAN
1.  Untuk mengetahui pengertian teknologi.
2.  Untuk mengetahui hubungan IPA dengan teknologi.
3.  Untuk mengetahuidampak kemajuan teknologi.
4.  Untuk mengetahui contoh-contoh teknologi.
















BAB II
PEMBAHASAN

A.      PENGERTIAN TEKNOLOGI
Teknologi merupakan cara (proses) atau alat (produk) untuk membantu orang menghasilkan sesuatu. Contohnya kompor minyak tanah merupakan hasil teknologi untuk membantu orang untuk menyalakan api yang besarnya dapat diatur, menempatkan alat pemasak yang tepat di atas api itu, dan relatif aman. Teknologi merupakan teknik menyusun objek untuk menghasilkan suatu proses yang diharapkan, membuat konstruksi di alam dan membuat alat untuk mengendalikan cara alam bekerja guna menghasilkan sesuatu yang diharapkan orang. Adapun tingkatan teknologi yang dapat menggambarkan suatu masyarakat itu modern dengan memakai alat-alat yang sangat canggih atau masyarakat itu maju tetapi dengan menggunakan suatu alat yang sederhana.

1.      Teknologi Tinggi (Hi-tech)
Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contoh : komputer, laser, bioteknologi, satelit komunikasi, dan sebagainya. Ciri-ciri teknologi tinggi ini adalah padat modal, didukung rasilitas riset dan pengembangan, biaya perawatan tinggi, ketrampilan operatornya tinggi, dan masyarakat penggunanya ilmiah. Sekarang ini banyak sekali negara-negara maju sedikit demi sedikit menerapkan Teknologi Tinggi (Hi-tech) ini, semisal di Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan lain sebagainya.

2.      Teknologi Madya
Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat, lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi madya adalah tidak memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi madya ini bersifat setengah padat modal dan padat karya, unsur-unsur yang mendukung industrinya biasanya dapat diperoleh di dalam negeri dan ketrampilan pekerjanya tidak terlalu tinggi. Sebagian masyarakat Jepang telah menerapkan teknologi madya ini di negaranya. Salah satunya yaitu mereka membuat suatu boneka dari kayu yang memang relative mudah dan menarik sehingga boneka kayu dari Jepang sudah sangat terkenal dibelahan dunia.

3.      Teknologi Tepat Guna
Pada umumnya sebagai teknologi madya dengan tingkatan yang lebih sederhana. Teknologi ini dicirikan dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan sederhana, dan pelaksanaannya bersifat padat karya. Biasanya dilakukan di negara-negara berkembang, karena dapat membantu perekonomian di pedesaan, mengurangi urbanisasi dan menciptakan tradisi teknologi dari tingkat paling sederhana. Teknologi tepat guna ini sering disebut juga teknologi pedesaan atau teknologi pribumi. Contonya dalam Masyarakat Indonesia sendiri, tepatnya masyarakat Bali. Masyarakat Bali hampir seluruhnya membuat kesenian baik itu berupa lukisan, patung, maupun karya-karya dari tangan (anyaman) yang menguntungkan dan mambawa hasil yang baik dari membuat kesenian tersebut.

B.       HUBUNGAN IPA DENGAN TEKNOLOGI
Teknologi dapat dibentuk dari IPA, tetapi dapat juga terbentuk tanpa IPA. Teknologi tanpa IPA dapat diibaratkan sebagai mobil yang mesinnya hidup dan bergerak maju, tetapi tanpa sopir. Betapa berbahayanya mobil itu, karena dapat menabrak apa saja yang ada di depannya. Jika ada sopir di dalam mobil itu, sopir akan mengendalikan mobil, sehingga mobil itu aman dan bermanfaat bagi manusia, sopir itulah IPA. Jadi, IPA ada dalam teknologi dan mengendalikan teknologi, sehingga teknologi aman dan bermanfaat bagi manusia. Berikut ini hubungan IPA dan teknologi:

1.               IPA dan Teknologi berdiri sendiri
Istilah teknologi berasal dari kata techne dalam bahasa yunani dan kata logos berarti seni atau keahlian ataupun keterampilan. Karena itu pada mulanya teknologi berarti seni, cara-cara, atau keterampilan membuat alat atau barang untuk mempermudah pekerjaan manusia. Dengan demikian dalam arti sempit teknologi sudah ada sejak dahulu kala. Manusia purba membuat alat-alat dari batu untuk berburu, berarti alat-alat dari batu ini merupakan produk teknologi. Perubahan produk-produk teknologi pada masa tersebut terpisah dari perkembangan IPA.

2.               Hubungan tidak langsung antara IPA dan Teknologi
Dalam arti luas teknologi menunjuk pada semua proses yang berkenaan dengan materi didalamnya termasuk cara berpikir, rancangan dan hasil proses tersebut. Produk-produk teknologi pada tahap ini mempunyai hubungan erat dengan industri, terutama sesudah  zaman revolusi industri. Pada tahap ini, teknologi mempunyai hubungan tidak langsung dengan IPA. Hal ini desebabkan IPA memberikan ide-ide kepada perkembangan teknologi tetapi tidak banyak memperhatikan penuntun bagaimana menerapkannya. Penyelesaian masalah teknologi harus datang dari pihak teknologi sendiri dan bukan IPA. Salah satu contoh yang menunjukkan hubungan tidak langsung ini adalah penemuan mesin uap (james watt). Konsep yang mendasari penemuan mesin uap ini adalah dari IPA yaitu bahwa uap mengandung energi, tetapi penerapannya dalam mesin uap dan alat lain yang menggunakan uap sepenuhnyya tergantung kelompok teknologi dan bukan para ilmuwan IPA. Banyak produk teknologi bidang pertanian, mesin dan kedokteran memperoleh ide dari konsep mekanika, listrik dan kimia biologi.

3.               Teknologi Mempunyai Hubungan Langsung dengan IPA
Sesudah revolusi industri, IPA berkembang dengan pesat dan konsep-konsep IPA secara langsung banyak diterapkan dalam bidang teknologi. Pada masa ini teknologi mempunyai arti sebagai penerapan IPA.

            Sebaiknya produk teknologi akhirnya dimanfaatkan oleh ahli IPA untuk meningkatkan penemuan konsep baru, yang seterusnya akan menghasilkan produk teknologi yang lebih mutakhir. Ini berarti antara IPA dengan teknologi ada hubungan timbal balik, isi mengisi untuk terus berkembang. Dengan penemuan Thomas Alva Edison berupa lampu listrik dan aliran listrik, maka dibuatlah listrik tegangan tinggi yang dapat dialirkan ketempat-tempat yang membutuhkannya.
Baik teknologi maupun IPA keduanya merupakan ilmu yang sistematis. IPA berupaya mencari dan memberi kejelasan fenomena alam yang dijumpai dalam kehidupan. Sedangkan teknologi berupaya mencari dan merumuskan cara menciptakan sistem untuk memecahkan masalah dan mendukung kehidupan masyarakat maupun individu.

C.      DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI
Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Kemajuan IPTEK telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Namun, pada sisi lain, pesatnya kemajuan iptek ternyata juga cukup banyak membawa pengaruh negatif. Berikut adalah manfaat dan dampak negatif dari Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi .

Dampak Negatif Penggunaan Teknologi :
a.    Bidang Pendidikan
1)        Kerahasiaan alat tes semakin terancam. Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.
2)        Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi yang berpengetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tinggi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbankan dan lain-lain.

b.    Bidang Informasi dan komunikasi
Penggunaan suatu informasi dari situs tertentu yang terdapat di internet bisa disalah gunakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Seperti kasus yang sedang marak terjadi di situs jejaring sosial diantaranya kasus penipuan dan penculikan.

c.    Bidang Ekonomi dan Industri      
1)   Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
2)   Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas.


d.   Bidang Sosial dan Budaya
1)        Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.  
2)        Pola interaksi antar manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telepon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.
e.    Bidang Kesehatan
Munculnya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh polusi dan limbah-limbah industri.



Dampak Positif Teknologi :
a.         Bidang Pendidikan
Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan. Metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran.Dengan kemajuan teknolog terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.

b.         Bidang Komunikasi dan informasi
Media pertukaran data, dengan menggunakan telepon, telegraf, email, newsgroup, ftp dan www (world wide web - jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. Mendapat pelayanan bank dengan mudah. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

c.         Bidang jasa pelayanan kesehatan.
Institusi kesehatan menggunakan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan secara terpadu dari pendaftaran pasien sampai kepada system penagihan yang bisa dilihat melalui internet.

d.        Bidang ekonomi dan industri
Penemuan dan kemajuan teknologi mesin banyak membantu kesejahteraan manusia. Misalnya mesin pemintal benang, mesin cetak, mesin tenun, dsb. Dengan menggunakan energi yang terkandung dalam bahan bakar, menyebabkan transportasi dapat menjadi lebih cepat karena adanya kendaraan bermotor.

e.         Bidang sosial dan budaya
Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.

D.      BEDAH TEKNOLOGI
1.      CD (Compact Disk)
a.    Pengertian
Cakram Digital (bahasa Inggris: Compact Disc, disingkat CD), cakram padat, atau piringan cakram adalah sebuah piringan optikal yang digunakan untuk menyimpan data secara digital. Sejak diperkenalkan secara resmi pada tahun 1982, CD memperoleh puncak penjualan pada tahun 2000 yaitu mencapai 2.445 juta keping Keuntungan yang diperoleh dari CD adalah kualitas suara yang dihasilkan lebih bagus dibandingkan dengan yang ada di kaset, selain itu CD sangat ringan dan mudah dibawa serta merupakan barang yang sangat tahan lama. CD menawarkan kapasitas penyimpanan data yang besar serta kapabilitas produksi.

b.         Sejarah CD
Pada tahun 1970 Philips memulai penelitian mengenai ALP (Audio Long Play), sebuah sistem audio untuk menghadapi teknologi rekaman.1977 Philpis memulai untuk mengambil inisiatif membuat format baru audio, dan banyak nama yang didiskusikan, seperti Mini Rack, MiniDisc, atau CompactRack dan compact Disc. 1979 Philips memamerkan CD di Jerman dengan kualitas audio yang sangat baik (High audip quality). Philips berkelana ke Jepang untuk mengadakan perundingan pembuatan format standar dari keping audio, dan Philips mendapatkan kesepakan dengan Sony. 1982 Philips memproduksi pemutar CD pertama kalinya. Seiring dengan jalannya waktu Philips mengembangkan teknologi CD semakin hebat. Sejak itulah CD mulai dikenal di kancah perduniaan, hampir empat ratus Miliar CD telah diproduksi.

c.         Cara Kerja
Biasanya piringan CD berwarna perak. Proses pembuatannya adalah dengan cara menaruh selembar lapisan plastik yang telah disinari oleh sinar laser. Sinar laser itu akan membentuk semacam pit (lubang) berukuran mikro, yang sangat kecil sekali. Lubang-lubang itu akan membentuk deretan kode yang isinya berupa data. Sekali tercipta lubang, maka tidak bisa ditutup lagi. Lalu lapisan plastik itu akan dibungkus lagi oleh plastik cair yang berguna sebagai pelindung dan pemantul. Semua itu prosesnya dilakukan secara bertahap dalam suatu mesin cetakan. Alat cetakan CD bentuknya mirip cetakan kue martabak manis dan analogi pembuatannya juga mirip seperti itu. CD bersifat read only (hanya dapat dibaca, dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat membaca isi CD, alat utama yang diperlukan adalah CD Drive. Perkembangan CD terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali (Re Write / RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.
CD yang ada saat ini umumnya terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk.
Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital. Penulisan data pada CD hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas. Bentuknya yang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa kemana-mana.
Suara yang ditangkap oleh alat pemproses suara memiliki tipe data digital yang mana datanya dinyatakan dalam bilangan biner, yaitu 0 dan 1. Serangkaian 0 dan 1 ini merepresentasikan suatu nilai sendiri yang mana dengan decoder tertentu akan menghasilkan nilai yang diinginkan (data yang diperoleh tidak rusak/sesuai). Pada kepingan CD, data 0 diperoleh dari lubang yang dibuat oleh CD writer, sedangkan data 1 tidak memiliki lubang. Jadi, deretan data seperti 1011, dalam bentuk fisik akan menjadi: rata-lubang-rata-rata. Lubang ini dimensinya sangat kecil sekali.
Konstruksi CD dengan lubang ini bukanlah apa yang terjadi pada jaman sekarang. Namun, dasarnya sama. Sekarang, lobang atau ratanya diganti dengan transparan atau buramnya salah satu lapisan pada CD yang namanya Photosensitive Dye. Dari lapisan ini dapat ditentukan pola deretan data 1 dan 0.













BAB III
PENUTUP

A.      Kesimpulan
Teknologi merupakan salah satu bukti kemajuan peradaban manusia saat ini. Dengan berbagai teknologi yang terbilang canggih, maka kehidupan manusia menjadi lebih mudah.
IPA dan teknologi merupakan dua komponen yang saling melengkapi. Ada tiga hubungan IPA dengan teknologi, yaitu :
             1.          Hubungan tidak langsung antara IPA dan Teknologi.
             2.          IPA dan Teknologi berdiri sendiri.
             3.          Teknologi Mempunyai Hubungan Langsung dengan IPA.
Adapun  dampak dari adanya teknologi yaitu ada dampak positif dan dampak negative. Teknologi memberikan dampak positif, intinya bahwa dengan kemajuan teknologi, manusia semakin mudah menjalani kehidupan. Sedangkan dampak negatifnya yang paling menonjol adalah dampak akan pencemaran lingkungan. Baik akibat polusi industry maupun munculnya gas rumah kaca pada penggunaan teknologi tertentu.
CD merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi. Dengan adanya CD manusia dapat dengan mudah menyimpan file (digital) dalam kehidupannya. Tak kalah penting, teknologi  sangat bermanfaat untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas terutama untuk daerah yang padat dengan kendaraan.
B.       Saran
Demikian makalah ini kami buat, kami berharap makalah ini bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Sebagai calon guru, kita harus tetap selalu belajar dan berusaha untuk memahami berbagai perkembangan teknologi terutama yang terjadi di sekitar kita. Semoga makalah ini bermanfaat.
DAFTAR PUSTAKA

1.               Soendjojo, Dirjosoemarto. 1994. Pendidikan IPA 2. Jakarta: Depdikbud.
2.               http://aroel77.blogspot.com/2011/04/dampak-perkembangan-ipa-dan-teknologi.html diakses pada tanggal 29 April 2011. Pukul 11:56.
3.               http://besteasyseo.blogspot.com/2010/08/manfaat-dampak-positif-teknologi-nano.html. Diakses pada tanggal 29 April 2011. Pukul 14.02 WIB.
4.               http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4194869
5.               http://yudakuyudz.wordpress.com/2008/03/19/dampak-positif-dan-negatif-akibat-perkembangan-teknologi-internet/
6.               Anonim. 2010. Lampu Lalu Lintas. Pada            http://www.k12008.widyagama.zc.id/rl/diktatpdf/bab5_lampu_lalu_lintas.pdf.Diakses pada tnggal 29 April 2011. Pukul 13.30 WIB.
7.               http://www.id.wikipedia.org/wiki/cakram_padat. Tanggal 06 April 2011 jam 13:15
8.               Anonim. 2011. Proyektor LCD. file:///E:/kuliah/Semester%204/ipa/Proyektor_LCD.htm. Diakses pada tanggal 1 Mei 2001 pukul 15.03 WIB.


MAKALAH KETERBATASAN SUMBER DAYA ALAM TENAGA LISTRIK

MAKALAH KETERBATASAN SUMBER DAYA ALAM TENAGA LISTRIK


diknas.png


Disusun oleh :

Nama  : DIYON
Kelas : XII MIPA


SMAN 10 BATAM
TAHUN PELAJARAN 2017/2018



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang Masalah
Di Indonesia Kebutuhan akan listrik sangat besar sekali. Tidak ndu dibayangkan apabila kita hidup tanpa adanya listrik. Kita bagaikan hidup dijaman dahulu. Besarnya kebutuhan listrik diIndonesia harus pula diimbangi dengan pemasukan atau produksi listrik yang seimbang. Semakin banyak kebutuhan listrik yang diperlukan produksi listrik yang perlu dihasilkan pun harus semakin besar. Peran warga sangatlah penting dalam penggunaan listrik diIndonesia. Kenapa ? karena ditangan penggunanyalah kita dapat menghemat listrik atau menghambur-hamburkan listrik. Sosialisasi dari pihak PLN mungkin ndu sedikit membuat warga tersadar bahwa kita perlu menghemat listrik. Jika kita ndu menghemat listrik otomatis beraarti kita juga menghemat biaya.

1.2.Rumusan Masalah
     Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan di atas, maka rumusan permasalahannya:
1.    Bagaimana tentang masalah kelangkaan dan keterbatasan sumber daya alam tenaga listrik saat ini?
2.    Bagaimana peran warga Negara dalam mendukung upaya pemenuhan kebutuhan listrik?
3.    Bagaimana dengan Penghemat listrik karya anak bangsa sekarang ini?

3.1.Tujuan Penulisan
     Pada dasarnya tujuan makalah ini adalah untuk memberikan informasi yang ada dalam rumusan masalah, tetapi secara operasional tujuan makalah ini adalah untuk mengetahui berapa besar peningkatan jumlah daya listrik yang tersambung untuk pelanggan rumah tangga, ndustri dan bisnis.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1.Kelangkaan dan Keterbatasan Sumber Daya Energi Listrik
     Sejak ada kenaikan harga BBM pada akhir Mei 2008, PLN menerapkan giliran pemadaman listrik di berbagai lokasi. Terjadi pengurangan pasokan listrik pada pembangkit tenaga listrik yang ada, baik yang dimiliki PLN maupun yang bukan. Pengurangan ini terjadi akibat permintaan meningkat terhadap listrik sejak terjadinya kenaikan harga BBM. Kenaikan permintaan ini salah satunya disebabkan oleh meningkatnya permintaan industri, disebabkan biaya produksi yang lebih murah bila menggunakan listrik dibandingkan dengan BBM. Terjadinya pemadaman listrik secara bergiliran tentunya akan berdampak ekonomi yang cukup luas.
     Sebenarnya sejak krisis yang terjadi pada tahun 1998, Indonesia dianggap lebih beruntung dibandingkan dengan Filipina karena memiliki sejumlah cadangan minyak dan gas bumi, meskipun kebangkitan ekonomi Indonesia dan Filipina tertinggal dibandingkan dengan Thailand dan Malaysia. Sepuluh tahun kemudian, Indonesia mesti menghadapi kenyataan bahwa cadangan minyak dan gas bumi nasional semakin tipis di samping kenyataan bahwa harga minyak mentah dunia yang selalu naik dan berakibat buruk bagi situasi ekonomi nasional. Indonesia telah menjadi negara net oil importer country yang awalnya diperkirakan akan dialami pada tahun 2015, artinya menipisnya cadangan minyak dan gas bumi nasional terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan. Hingga apabila tidak tanggap bertindak mengantisipasi kondisi kritis ketersediaan sumber energi dan listrik akan terjadi kelangkaan dengan segala implikasinya, meskipun tanda-tanda ke arah itu sudah ditunjukkan dengan adanya giliran pemadaman listrik.
Energi listrik merupakan salah satu komponen terpenting untuk menunjang pembangunan suatu bangsa. Peningkatan pembangunan, pertambahan jumlah penduduk dan penigkatan taraf hidup menyebabkan laju konsumsi energi listrik semakin meningkat. Para pengguna energi listrik di Indonesia, baik pengguna energi untuk tujuan usaha, sosial, maupun pengguna energi listrik untuk keperluan rumah tangga belum menyadari akan keterbatasan energi listrik yang tersedia, sehingga dalam menggunakannya, mereka seakan-akan tidak memperdulikan tentang keterbatasan sumber energi listrik saat ini. Akibatnya, masih banyak daerah yang belum tersentuh aliran listrik utamanya daerah terpencil.
Untuk mencapai tersedianya tenaga listrik yang ada sekarang pembangunan dan pengembangan sistem kelistrikan yang dikelola oleh PLN perlu dikembangkan dengan penggunaan sumber energi tanpa bahan bakar minyak dalam rangka menghemat penggunaan bahan bakar minyak, sekaligus mengatasi masalah kekurangan akan bahan bakar minyak dan ini dapat dilakukan dengan pemanfaatan sumber energi seperti tenaga air, angin, biogas, surya dan lain sebagainya.
Kebutuhan akan tenaga listrik dari pelanggan selalu bertambah dari waktu ke waktu. Untuk tetap dapat melayani kebutuhan tenaga listrik dari para pelanggan, maka sistem tenaga listrik haruslah dikembangkan seirama dengan kenaikan kebutuhan akan tenaga listrik dari para pelenggan.
PLN sebagai perusahaan yang diberi kewenangan untuk mengelola energi listik harus memberikan pelayanan yang baik, dalam hal pemenuhan kebutuhan energi listrik, menjamin keamanan, kenyamanan dan kehandalan pengoprasiannya baik masa sekarang maupun dimasa yang akan datang.
Pertambahan jumlah penduduk yang semakin pesat juga diiringi pertumbuhan ekonomi, menyebabkan kebutuhan terhadap tenaga listrik semakin tinggi, sehingga terasa perlunya suatu penyediaan dan penyaluran tenaga listrik yang memadai baik dari segi teknis ekonomisnya. Pengunaan tenaga listrik sekarang ini adalah merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan masyarakat dan seringkali dianggap sebagai salah satu tolak ukur taraf kemajuan rakyat sejalan dengan perkembangan teknologi.
Pertubumbuhan ekonomi dan pentarifan dasar energi listrik (TDL) yang ditentukan oleh pemerintah dan PLN merupakan hal yang paling mempengaruhi terhadap pemakaian/konsumsi energi lisrtik, karena dalam teori ekonomi mikro, permintaan akan suatu komoditas termaksud energi listrik dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya: harga barang yang diminta, harga barang lain, pendapatan, selera dan kemakmuran (Aminuddin dalam Mahyuddin, 2008).

2.2.Peran Warga Negara Dalam Mendukung Upaya Pemenuhan Kebutuhan Listrik
     Bangsa Indonesia Kebutuhan akan energi listrik yang ramah lingkungan merupakan hal yang mutlak diperlukan oleh bangsa indonesia. Dengan besarnya cadangan panas bumi yang dimiliki oleh indonesia bahkan menjadi sumber yang terbesar didunia yang diperkirakan 40% cadangan panas bumi berada diindonesia yang dikenal dunia dengan sebutan ring of fire, sehingga pemanfaatan sumber daya alam ini sangat diperlukan serta kelebihannya yang merupakan sumber energi yang ramah lingkungan sehingga energi panas bumi merupakan primadona untuk pembangkit listrik
     
          Meskipun dalam realisasinya tidaklah mudah karena adanya beberapa hambatan dan besarnya biaya investasi untuk membangun pembangkit listrik tersebut, tapi dengan meningkatnya kesadaran untuk hidup sehat serta menipisnya cadangan energi fosil diharapkan kekayaan alam indonesia berupa panas bumi ini terus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sulit dibayangkan seperti apa kehidupan ini tanpa adanya listrik, dapat dipastikan kita akan berada dizaman batu, tanpa adanya penemuan dari Michael Faraday tersebut.
         
          Hari ini, listrik telah menjadi urat nadi kehidupan, menerangi kota dan desa, menggerakan ekonomi hingga menjadi salah satu sumber energi yang menghasilkan banyak kemanfaatan bagi kehidupan umat manusia. Di Tanah Air terdapat beberapa macam pembangkit listrik berfungsi menghasilkan energi listrik yang akan digunakan oleh masyarakat, hingga memenuhi kebutuhan industri. Pembangkit yang paling umum kita kenal adalah Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA.

          Jelas bahan utama agar PLTA dapat berfungsi adalah ketersedian air sebagai pemutar turbin guna menghasilkan energi listrik. Kelemahan utama yang dihadapi oleh pembangkit listrik ini adalah jika musim kemarau tiba, ketersediaan air menjadi kurang. Selain itu, kita juga mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU. Bahan bakar utama PLTU adalah batu bara dan bahan bakar minyak. Tentunya biaya produksi listrik melalui PLTU lebih mahal ketimbang PLTA karena harus menggunakan bahan bakar batu bara dan minyak bumi. Tidak hanya itu, kita juga mengenal adanya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Sama halnya dengan PLTU, PLTD membutuhkan sumber bahan bakar guna memutar mesin diesel. Mengacu kepada data yang dilansir Perusahaan Listrik Negara, kebutuhan listrik di Indonesia saat ini mencapai 16,07 Tera Watt Hour (TWh). Kebutuhan itu disuplai dari pembangkit yang ada mulai dari PLTA, PLTU hingga PLTD.
     Namun, satu hal yang perlu disikapi, mengandalkan produksi energi listrik dari PLTA , PLTU dan PLTD memiliki sejumlah kelemahan karena keterbatasan sumber energi berupa air, batu bara dan minyak bumi. Apalagi batu bara, gas alam dan minyak bumi merupakan sumber energi yang sekali pakai langsung habis dan tidak dapat diperbarui. Data 2012 menunjukan penghasil listrik terbesar dihasilkan PLTU sebesar 49,9 persen, diikuti PLTGU 26,75 persen dan PLTA 10 persen . Sementara, ketersediaan energi nasional saat ini sebagaimana dilansir Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk minyak bumi sekitar 9,1 miliar barel dengan produksi 887 bbl per tahun dan hanya tersisa untuk 28 tahun lagi. Untuk gas alam hanya tersedia 185,8 trilliun Kaki kubik dengan produksi 2,95 TSCF dan hanya bersisa 62 tahun.
          Sedangkan batu bara sebanyak 19,3 miliar ton yang diproduksi 340 juta ton per tahun dan hanya tersisa 120 tahun. Artinya, jika sumber energi tadi telah habis, maka perlu dicari alternatif baru kalau tidak ingin peradaban berhenti karena punahnya listrik. Salah satu sumber energi alternatif yang dapat digunakan adalah panas bumi. Berdasarkan data yang dirilis Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), saat ini potensi listrik yang dapat dihasilkan dari tenaga panas bumi mencapai 29 Gigawatt, atau 40 persen dari potensi dunia.
          Tetapi, penggunaan energi panas bumi sebagai pembangkit listrik baru digunakan sebanyal 1.341 Megawatt atau empat persen. Energi panas bumi adalah energi yang terdapat dan terbentuk di dalam kerak bumi dan dapat dimanfaatkan sebagai penghasil listrik . Saat ini potensi energi panas bumi di Indonesia tersebar di 276 lokasi yang bersifat terbarukan dan tidak akan habis. Salah satu kelebihan yang dimiliki adalah lebih bersih dan bersifat terbarukan.
         
          Penggunaannya tidak memiliki limbah dan lebih praktis karena merupakan sumber panas alami yang berasal dari perut bumi. Panas bumi juga termasuk energi yang ramah lingkungan karena emisi gas CO2 yang dihasilkan lebih sedikit dibandingkan energi fosil, disamping itu pengembangan panas bumi dapat menjaga kelestarian hutan karena untuk menjaga keseimbangan sistem panas bumi diperlukan perlindungan hutan yang berfungsi sebagai daerah resapan.
          Tidak hanya itu, dalam pengangkutan sumber daya panas bumi tidak terpengaruh oleh resiko transportasi karena tidak menggunakan mobile transportation tetapi hanya menggunakan jaringan pipa dalam jangkauan yang pendek. Yang paling utama produktivitas sumber daya panas bumi relatif tidak terpengaruh oleh perubahan iklim tahunan sebagaimana yang dialami oleh sumber daya air yang digunakan oleh PLTA.
          Kita patut bangga pada 2006 PT Pertamina mendirikan anak perusahaan yaitu Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang diamanatkan mengelola serta mengembangkan energi panas bumi di Tanah Air. Saat ini PT Pertamina memiliki hak pengelolaan atas 15 Wilayah Kerja Pengusahaan (WKP) geothermal dengan total potensi 8.480 MW setara dengan 4.392 MMBOE. Dari 15 WKP tersebut, 10 WKP dikelola sendiri oleh PT PGE,yaitu Kamojang 200 MW, Lahendong 60 MW, Sibayak12 MW, Ulubelu, Lumutbalai, Hululais, Kotamubagu, Sungai Penuh, Iyang Argopuro dan Karahabodas.
          Tiga area diantaranya telah berproduksi dengan total kapasitas 272 MW setara dengan 12.900 BOEPD. Sisanya dikelola bersama mitra berproduksi dengan total 922 MW. Kedepan, kebutuhan energi di Indonesia jelas akan terus bertambah, seiring dengan pesatnya kemajuan dan pertumbuhan bidang ekonomi. Penggunaan bahan bakar minyak dan gas jelas tidak ekonomis. Sedangkan , pemakaian batu bara dipandang tidak ramah lingkungan. Salah satu tantangan yang dihadapi dalan pengembangan energi panas bumi adalah besarnya investasi yang harus dikeluarkan. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Asosiasi Panas Bumi setidaknya dibutuhkan biaya hingga 14 miliar dolar AS dapat menghasilkan 10.000 MW.
          Solusi pembiayaan tentunya dapat bekerja sama dengan sejumlah lembaga pendanaan apalagi berdasarkan aturan, kepemilikan asing diperbolehkan dalam pengelolaan panas bumi. Persoalan lain yang menjadi tantangan adalah ketersediaan sumber daya manusia yang handal . Ini merupakan peluang bagi perguruan tinggi di Indonesia dengan menyiapkan program studi ekplorasi panas bumi . Pertamina dapat mempelopori atau bekerja sama mendorong berdirinya sekolah khusus untuk mencetak tenaga yang handal dan menjadi pusat pembelajaran pengelolaan energi panas bumi di seluruh dunia. Jika Soekarno –Hatta pendiri bangsa ini mengatakan jangan

2.3.Penghemat Listrik Karya Anak Bangsa
     Tagihan listrik membengkak dan anda merasa berat dengan kenaikan tarif dasar listrik (TDL)? Ini mungkin bisa menjadi solusinya. Sebuah alat penghemat listrik hingga 30% yang bernama Home Electric Saver. Alat ini dapat memaksimalkan sekaligus menghemat listrik . Alat ini dikembangkan oleh anak bangsa asal Malang serta dibuat pula di Indonesia. Bambang Sugiyanto, 45 thn, adalah suksesor di balik kepintarannya melihat pasar serta mengembangkan alat yang berguna ini. “Sebelum saya buat alat ini, saya hanya memprediksikan bahwa TDL ke depan akan terus naik. Produk ini juga lebih simpel, dan relatif lebih gampang dijual.” ungkap Bambang Sugiyanto, Pemilik Home Electric Saver.
          Bambang menerangkan konsep kinerja alat mini hemat listrik ini. Mesin utama alat ini adalah merupakan sebuah kapasitor bank mini. Kapasitor inilah yang berfungsi menghilangkan proses induksi listrik yg menyebabkan energi listrik menjadi terbuang dan boros pemakaian. Dengan memakai alat ini, induksi listrik dihilangkan dan daya listrik dpt dimaksimalkan untuk digunakan. Alat ini isinya kapasitor bank mini, namun ukurannya mikro, kalau di pabrik ukurannya tabung. Tetapi ini untuk rumah. Karena dengan kapasitor bank ini, induksinya ditiadakan pada peralatan yangg kita gunakan.
          Pemakaian listrik kita jadi lebih irit, putaran menjadi berkurang serta tagihan listrik menjadi berkurang 30%," Bambang mengakui kalau dirinya hanya mengembangkan ide yg sudah ada. Alat semirip juga pernah dibuat negara Jerman dengan sistem dan cara yg relatif sama. Namun harga produk buatan Jerman yg sejenis tentunya jauh lebih mahal. fungsinya energi listrik bisa dimaksimalkan.
          Ide ini sebenarnya jika dilihat dari sisi teknis sudah ada yaitu dari Jerman tapi mahal harganya. Kita modifikasi dengan pengembangan teknologi yg kita ambil dengan memakai komponen lokal 90%, 10% komponen kapasitor kita masih impor. Di Jerman, untuk alat sejenis harganya Rp 100 juta/unit, kalau disini hanya Rp 300 ribu/unit.









BAB III
PENUTUP

3.2.Kesimpulan
     Dari makalah diatas dapat diambil kesimpulan bahwa Kelangkaan listrik yang terjadi disebabkan sistem yang ada tidak berjalan lancar. Dengan menggunakan analisis rantai nilai persoalan terjadi baik di hulu maupun di hilir. Di hulu adalah kekurangan energi primer, sedangkan di hilir kekurangan pasokan akibat kelangkaan energi primer. Dengan demikian, diperlukan kebijakan pemerintah untuk menjamin kelancaran distribusi pasokan. Artinya, persoalan kelangkaan listrik yang terjadi bukan hanya tanggung jawab PLN, tetapi juga pemerintah sebagai penentu kebijakan yang kurang mengantisipasi kebutuhan jangka panjang. Dampak yang diakibatkan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan kegiatan ekonomi ke depan. Artinya, sulit memprediksi apa yang terjadi dengan aktivitas ekonomi Indonesia bila tidak segera dicari solusi.

3.3.Saran
     Indonesia memiliki peran yang begitu besar dalam produksi listrik. Peran warganya pun sangat berarti untuk kemajuan perkembangan kelistrikan di Indonesia.






DAFTAR PUSTAKA

http://abdul-yasin.blogspot.com/2011/10/kelangkaan-keterbatasan-listrik.html
http://www.slideshare.net/rizkyakusuma5/kebutuhan-energi-listrik-33941793
http://geaindonesia.blogspot.com/2013/07/listrik.html http://ojs.unm.ac.id/index.php/teknologi/article/view/371 http://www.pln.co.id/?p=8357